Senin, 30 Maret 2015

AKUNTANSI INTERNASIONAL

Nama : Yusri Sayyidatul Amanah
NPM : 27211694
Kelas : 4EB01
AKUNTANSI INTERNASIONAL
PERAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL (MNC) DALAM EKONOMI POLITIK INTERNASIONAL
Globalisasi merupakan suatu proses yang mampu membuat biasnya batas wilayah suatu negara dengan negara lain. Walaupun banyak definisi yang masih belum pasti karena tingginya tingkat kompleksitas istilah tersebut, namun kehadiran globalisasi tidak dapat terelakkan. Pada mulanya, perdagangan hanya berjalan secara domestik guna memajukan perekonomian nasional masing-masing negara. Namun dengan adanya globalisasi menawarkan solusi baru yang mampu memunculkan perdagangan lintas wilayah, salah satunya melalui Multinational Corporation (MNC) atau biasa dikenal dengan perusahaan multinasional. Dalam perkembangannya, MNC telah menjadi pembahasan yang penting di era globalisasi saat ini. Signifikansi peranannya dalam pasar dapat dikatakan telah melampaui negara. Dalam beberapa situasi bahkan MNC dapat mempengaruhi kebijakan negara agar kepentingannya dapat tercapai. MNC juga memberikan berbagai manfaat guna memajukan perekonomian internasional. Hal tersebut kemudian menjadikan MNC sebagai agensi yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Ekonomi Politik Internasional.
Terdapat beberapa alasan mengapa MNC memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan Ekonomi Politik Internasional, yakni semakin majunya teknologi informasi di host industry, banyaknya industri yang memanfaatkan sains dalam memajukan perusahaannya, bermunculan industry baru yang menyebabkan adanya eksplorasi sumber daya alam untuk mendapatkan bahan mentah (raw materials), kemajuan transportasi sebagai integrasi baru pasar global, dan yang terakhir adanya peran negara dalam menstimulasi pertumbuhan perusahaan-perusahaan skala global (Magdoff, 1987:167). Selain sebagai perluasan strategi pemasaran, juga dapat digunakan sebagai penyebaran pengaruh kekuatan yang dapat menguntungkan pertumbuhan perusahaan itu sendiri.
Dapat disimpulkan bahwa perusahaan multinasional hadir karena globalisasi yang menyebabkan biasnya batas wilayah tiap negara. Walaupun bukan dalam arti yang harfiah, namun bagaimanapun, batas-batas tersebut seolah tak terlihat dengan berbagai aktivitas perdagangan internasional yang marak terjadi. Dalam beberapa hal, MNC menciptakan peluang yang besar dalam usaha perbaikan kesejahteraan bangsa. Namun dengan orientasi maksimalisasi profit yang ada, menjadikan kehadiran MNC juga tidak lantas serta merta diberikan kebebasan untuk masuk ke sendi-sendi perekonomian tiap negara. Berbagai transfer teknologi dan informasi nyatanya mampu membantu masyarakat untuk menjadi lebih baik, namun juga tantangan lain muncul dengan melemahnya kedaulatan nation-state. Peran negara dalam ekonomi politik internasional tidak lagi bersifat tunggal, namun juga dipengaruhi oleh kekuatan MNC. Berbagai peraturan perundangan juga diciptakan guna mengatur eksistensi MNC di suatu negara. Oleh sebab itu akan lebih baik apabila kekuatan MNC di suatu negara tidak jauh lebih besar terhadap kekuatan pemerintah itu sendiri.

Refensi :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar