Nama : Yusri
Sayyidatul Amanah
NPM :
27211694
Kelas :
4EB01
AKUNTANSI
INTERNASIONAL
PERAN
PERUSAHAAN MULTINASIONAL (MNC) DALAM EKONOMI POLITIK INTERNASIONAL
Globalisasi merupakan suatu proses
yang mampu membuat biasnya batas wilayah suatu negara dengan negara lain.
Walaupun banyak definisi yang masih belum pasti karena tingginya tingkat
kompleksitas istilah tersebut, namun kehadiran globalisasi tidak dapat terelakkan.
Pada mulanya, perdagangan hanya berjalan secara domestik guna memajukan
perekonomian nasional masing-masing negara. Namun dengan adanya globalisasi
menawarkan solusi baru yang mampu memunculkan perdagangan lintas wilayah, salah
satunya melalui Multinational Corporation (MNC) atau biasa dikenal
dengan perusahaan multinasional. Dalam perkembangannya, MNC telah menjadi
pembahasan yang penting di era globalisasi saat ini. Signifikansi peranannya
dalam pasar dapat dikatakan telah melampaui negara. Dalam beberapa situasi
bahkan MNC dapat mempengaruhi kebijakan negara agar kepentingannya dapat
tercapai. MNC juga memberikan berbagai manfaat guna memajukan perekonomian
internasional. Hal tersebut kemudian menjadikan MNC sebagai agensi yang sangat
berpengaruh dalam perkembangan Ekonomi Politik Internasional.
Terdapat beberapa alasan mengapa MNC
memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan Ekonomi Politik Internasional,
yakni semakin majunya teknologi informasi di host industry, banyaknya
industri yang memanfaatkan sains dalam memajukan perusahaannya, bermunculan
industry baru yang menyebabkan adanya eksplorasi sumber daya alam untuk
mendapatkan bahan mentah (raw materials), kemajuan transportasi sebagai
integrasi baru pasar global, dan yang terakhir adanya peran negara dalam
menstimulasi pertumbuhan perusahaan-perusahaan skala global (Magdoff,
1987:167). Selain sebagai perluasan strategi pemasaran, juga dapat
digunakan sebagai penyebaran pengaruh kekuatan yang dapat menguntungkan
pertumbuhan perusahaan itu sendiri.
Dapat disimpulkan bahwa perusahaan
multinasional hadir karena globalisasi yang menyebabkan biasnya batas wilayah
tiap negara. Walaupun bukan dalam arti yang harfiah, namun bagaimanapun,
batas-batas tersebut seolah tak terlihat dengan berbagai aktivitas perdagangan
internasional yang marak terjadi. Dalam beberapa hal, MNC menciptakan peluang
yang besar dalam usaha perbaikan kesejahteraan bangsa. Namun dengan orientasi
maksimalisasi profit yang ada, menjadikan kehadiran MNC juga tidak lantas serta
merta diberikan kebebasan untuk masuk ke sendi-sendi perekonomian tiap negara.
Berbagai transfer teknologi dan informasi nyatanya mampu membantu masyarakat
untuk menjadi lebih baik, namun juga tantangan lain muncul dengan melemahnya kedaulatan nation-state.
Peran negara dalam ekonomi politik internasional tidak lagi bersifat tunggal,
namun juga dipengaruhi oleh kekuatan MNC. Berbagai peraturan perundangan juga
diciptakan guna mengatur eksistensi MNC di suatu negara. Oleh sebab itu akan
lebih baik apabila kekuatan MNC di suatu negara tidak jauh lebih besar terhadap
kekuatan pemerintah itu sendiri.
Refensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar